. Pegagan sebagai Vaksin Imunisasi
..:: TERIMAKASIH TELAH BERKUNJUNG, JANGAN LUPA KOMENTARNYA YA...ATAU TINGGALKAN JEJAK DI BUKU TAMU ::..

07 Desember, 2009

Pegagan sebagai Vaksin Imunisasi



Sepertinya sudah agak lama saya tidak membuat posting untuk kesehatan lagi setelah tips sehat keluarga kami.
Dalam post mengenai tips sehat keluarga kami saya sudah berjanji akan membuat post mengenai pegagan yang banyak manfaatnya, walaupun sebagian sobat mungkin sudah tahu khasiat dari pegagan ini tapi untuk mengingatkan kembali dan semoga bisa menambah wawasan bagi yang belum tahu maka saya post mengenai pegagan ini…berikut postnya…

Pegagan mempunyai banyak nama sebutan tergantung daerahnya diantaranya Pegaga (Aceh), daun kaki kuda (Melayu), ampagaga (batak), antanan (sunda), gagan-gagan, rendeng (jawa), taidah (bali) sandanan (irian) broken copper coin, buabok (Inggris), paardevoet (Belanda), gotu kola (India), ji xue cao (Hanzi) atau dalam bahasa latin adalah Centella asiatica.
Tanaman ini sebenarnya hanya sebuah tanaman mirip rumput yang tumbuh disembarang tempat seperti pematang sawah, pinggir jalan atau di kebun dengan curah hujan yang baik. Tanaman ini berasal dari Asia Tropik dan menyebar keberbagai wilayah Asia Tenggara termasuk Indonesia, India, RRC, Jepang dan Australia.

Pegagan sudah turun temurun digunakan sebagai obat tradisional untuk mengobati berbagai penyakit termasuk lepra dan kusta yang sangat sulit untuk diobati. Berbagai negara sudah mengakui bahwa daun pegagan ini sangat bermanfaat untuk berbagai pengobatan bahkan sudah sejak lama tangkai pegagan diresmikan dalam materia medika Cina sebagai obat yang sangat mujarap.

Pegagan terbukti dapat meningkatkan sistem imunitas dalam tubuh terutama untuk anak-anak dan balita sehingga dapat dijadikan sebagai bahan pengganti imunisasi yang alami dan tanpa efek samping serta dapat berfungsi sebagai Brain Tonic atau obat anti lupa pada orang dewasa dan manula karena pegagan dapat meningkatkan daya kerja otak, mempertajam ingatan bahkan dapat menyembuhkan pasien gangguan jiwa.
Ekstrak pegagan dapat memperbaiki jaringan otak yang rusak dan mengatur terjadinya proses interaksi dalam otak sehingga sangat baik untuk dikonsumsi pada anak dengan keterbelakangan mental atau anak yang hiperaktif.

Tanaman yang mempunyai rasa dominan pahit dan sedikit manis ini begitu banyak manfaatnya karena kandungan dalam tanaman ini yang sangat beragam dan bermanfaat bagi tubuh diantaranya adalah Triterpenoid, Saponin, Hydrocotyline & Vellarine juga terdapat minyak astiri yang banyak dapat menghangatkan tubuh dan membantu proses pencernaan.

Sebagai pengganti dari imunisasi, pegagan sangat cocok untuk diberikan pada bayi bahkan pada usia 0 bulan karena bahannya yang alami jadi tidak akan menimbulkan efek samping. Caranya sangat mudah yaitu dengan mengambil kira-kira 20 helai daun pegagan kemudian ditumbuk halus sampai keluar airnya kemudian diberi sedikit air, setelah itu menggunakan teknik Cekok, maka bayi diberi air hasil dari tumbukan pegagan tadi.

Memang sih agak sulit untuk melakukan hal ini pasalnya bayi akan tidak suka pada rasa yang pahit dan berusaha untuk mengeluarkannya dari dalam mulutnya, tapi menurut saya karena pegegan sangat banyak manfaatnya untuk kesehatan anak maka tidak apa-apa lah sedikit memaksa, tapi ingat jangan anda terlalu memaksakan karena ditakutkan anak akan menjadi trauma terhadap minum jamu atau obat.
Bagi saya dari pada harus imunisasi dengan Vaksin-vaksin yang ada dan tentu masih jadi perdebatan antara ilmuwan dan kedokteran mengenai efektivitas dari vaksin dalam meningkatkan sistem imunitas serta mengenai efek samping yang ditimbulkan dari vaksin tersebut dan yang tidak kalah penting bagi saya adalah ke Halal-an dari vaksin itu sendiri yang masih diperdebatkan hingga sekarang, menjadikan saya beralih kepada imunisasi secara alami.

عَنْ أَبِي عِمْرَانَ الْأَنْصَارِيِّ عَنْ أُمِّ الدَّرْدَاءِ عَنْ أَبِي الدَّرْدَاءِ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ اللَّهَ أَنْزَلَ الدَّاءَ وَالدَّوَاءَ وَجَعَلَ لِكُلِّ دَاءٍ دَوَاءً فَتَدَاوَوْا وَلاَ تَدَاوَوْا بِحَرَامٍ

Dari Abu Darda, ia berkata,”Rasulullah saw. telah bersabda,”Sesungguhnya Allah menurunkan penyakit dan obat dan menjadikan bagi setiap penyakit obatnya. Maka berobatlah dan janganlah berobat dengan yang haram.”. H.r. Abu Daud, Sunan Abu Daud, VII : 4 dan Al-Baehaqi, Sunan Al-Baehaqi Al-kubra, X : 5.

2 komentar:

Muchlisin on 7 Desember 2009 14.25 mengatakan...

Obat alami lebih minim efek samping ya

Trustco Gresik on 7 Desember 2009 14.30 mengatakan...

Obat alami/herbal memang lebih aman dari obat kimia

Posting Komentar

Mohon Komentar Dari anda untuk mempererat persaudaraan kita...
saran, kritik dan spam akan saya anggap sebagai salah satu cara mempererat silaturahmi kita
Terimakasih

 

My Best Friend

Recent Comment